Hubungan Frekuensi Antenatal Care dengan Pengetahuan Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Di Puskesmas Kilasah Kota Serang Tahun 2018

  • Filda Fairuza STIKes Salsabila Serang
Keywords: Antenatal Care, Pengetahuan, Resiko Kehamilan

Abstract

Berdasarkan  kenyataan  lebih  dari  90%  kematian  ibu  disebabkan  oleh komplikasi obstetri, yang sering tidak dapat diramalkan pada saat kehamilan atau persalinan. Tingginya angka kematian ibu di Indonesia, sebagian besar disebabkan oleh perdarahan (28%), eklampsi (24%), infeksi (11%), abortus (5%), atau partus macet (5%). Hanya sekitar 5% kematian ibu disebabkan oleh penyakit yang memburuk akibat kehamilan, misalnya penyakit jantung dan infeksi yang kronis. Hal  sangat  memprihatinkan,  ternyata  dari  total  kasus  perdarahan  post  partum tersebut,  hanya sebanyak  7  orang  yang melakukan  ANC  secara teratur,  kondisi tersebut kemungkinan disebabkan kurangnya pengetahuan ibu tentang risiko tinggi kehamilan, oleh karena ibu tidak teratur melakukan pemeriksaan kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Frekuensi ANC dengan Pengetahuan ibu hamil tentang Risiko Tinggi Kehamilan di PKM Kilasah Kota Serang Tahun 2018. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil analisis dengan program SPSS 12.0 diperoleh nilai chi square sebesar 18,633 dengan probabilitas sebesar 0,000, sedangkan Chi square tabel  pada  df  =  3  sebesar  7,81.  Frekuensi  ANC  mempunyai  hubungan  yang signifikan dengan pengetahuan tentang risiko tinggi kehamilan di PKM Kilasah Kota Serang Tahun 2018.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-01-24